Mungkin judul tulisan ini terkesan mengerikan, menyedihkan dan kebanyakan orang enggan untuk sekedar memikirkannya atau bahkan pada tingkat yang lebih tinggi yakni membayangkannya. Bukan maksud hati untuk memberikan kesan itu semua tapi ini hanya sebuah tulisan sederhana.
Berawal dari keisengan untuk melakukan polling terhadap beberapa teman kuliah mengenai sebuah topik sederhana sehingga diperoleh berbagai jawaban yang variatif atas sebuah pertanyaan yang sederhana ini ” Apa syarat utama untuk masuk surga?”. Berbagai jawaban terlontar dari mereka, ada yang menjawab muslim, beramal shaleh, taqwa, dan macem-macem pokoknya. Apa yang mereka katakan memang benar, semuanya benar baik muslim, taqwa maupun beramal shaleh semuanya bisa mengantarkan kita untuk menggapai Jannah-NYA.
Tapi sebenarnya ada satu syarat lagi yang mendasar mengenai pertanyaan itu dan jawabannya sederhana. Syarat utama untuk masuk surga adalah MATI. kok bisa….? Mungkin jawaban ini agak sedikit menggelitik. Mari coba kita fikirkan, saat ini kita masih bisa menghirup segarnya udara yang dikaruniakan oleh allah tapi pernahkah kita bisa menghirup segarnya udara yang ada di surga? Saat ini kita bisa melihat kemegahan dan keindahan dunia ini tapi bisakah kita melihat keindahan dan kemegahan surga? Jadi untuk bisa masuk dan menikmati kenikmatan yang diberikan oleh Allah dalam surga syarat utama yang harus kita lalui adalah kematian. lalu pernahkah kita memikirkan tentang kematian?
Kematian pasti akan datang kepada kita tetapi kita tidak akan pernah tahu kapan datangnya dan saat kematian itu datang kita sedang mengerjakan apa. Mungkin saja besok, mungkin lusa atau mungkin hari ini? tidak ada yang tahu kecuali Allah Sang Maha Tunggal. Lalu apa yang sudah kita persiapkan sebagai bekal ketika kita telah mati kelak? sudah cukupkah amal shaleh kita? Atau sebaliknya dalam diri kita masih berlumuran dengan dosa-dosa dan kemaksiatan? Mari kita instropeksi diri kita.
Mengingat kematian sungguh akan mendekatkan seseorang kepada Allah Azza wa Jalla yang berdampak pada ketaatan dalan menjalankan segala perintah-NYA serta menjauhi segala apa yang menjadi larangan-NYA. Mari perbaiki diri kita sebelum ajal datang menghampiri kita sehingga hidup kita berakhir dengan Khusnul khatimah. Amiin




Posted by tiqa on 29 Oktober 2008 at 2:09 pm
iya win
mati…. mati….
betul betul betul……