Pencuri, sebuah istilah buruk bagi seseorang yang berusaha untuk mengambil sesuatu milik orang lain tanpa seizin pemiliknya. Sebuah image yang buruk akan tergambar ketika mendengar kata tersebut bahkan ada kalanya dalam masyarakat sering timbul kata-kata yang tidak pantas diucapkan ketika menemukan adanya tindakan pencurian. Berbagai cacian dan makian akan menyerbu pelaku, dan tidak hanya sekedar cacian belaka bahkan sampai timbul kontak fisik yang tidak sedikit juga menyebabkan pelaku harus mengehembuskan nafas terakhirnya. tragis memang.
Image seorang pencuri sangatlah .buruk dimata masyarakat, meskipun dia hanya pencuri kelas teri. Tapi tetap saja karena hal itu merupakan tindakan amoral yang meresahkan dan melanggar aturan hukum yang ada, apalagi jika dipandang dari segi agama. Sungguh sangat berdosalah orang yang melakukan perbuatan tersebut. Citra seorang pencuri memang buruk lalu apakah ada pencuri yang paling buruk? jawabnya ada. berdasarkan sabda Rasulullah Sallallahu ‘alaihi wassalam bahwa ” pencuri paling buruk adalah pencuri yang melakukan pencurian dalam sholat. Para sahabat bertanya : wahai Rasulullah! bagaiman mencuri dalam sholat? Sabdanya : yaitu tidak menyempurnakan ruku’ dan sujud. “
Berdasarkan sabda nabi diatas jelaslah sudah bahwa seorang muslim pun dapat melakukan perbuatan pencurian dalam sholatnya. Tidak hanya dalam urusan harta pencurian dapat terjadi, dalam urusan ibadah pun hal tersebut justru sering dilakukan oleh masyarakat. Apakah kita termasuk didalamya?
Ruku’ dan sujud secara tuma’ninah merupakan rukun sholat yang jika ditinggalkan maka akan membatalkan sholat yang kita kerjakan. Tuma’ninah berarti tenang dan tidak tergesa-gesa. Fenomena yang terjadi dalam masyarakat kebanyakan adalah melaksanakan sholat dengan sangat cepat sehingga gerakan dan bacaan menjadi tidak sempurna. Marilah kita instropeksi kualitas sholat kita sendiri. Apakah kita telah melaksanakan sholat sesuai dengan rukunnya dan sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah sallallahu ‘alaihi wassalam, sesuai dengan sabdanya : “Sholatlah sebagaimana kalian melihat aku sholat. “
Jika dilihat sekilas akan hadits nabi tersebut, maka timbul sebuah kemustahilan. Bagaimana mungkin kita bisa melihat Rasulullah sholat sedangkan beliau sudah wafat. Ada banyak referensi yang memberikan pengetahuan kepada kita bagaimana sebenarnya sholat yang dilakukan oleh Rasulullah tersebut. Semua tergantung pada diri kita apakah kita mau berusaha untuk mencari kebenaran tersebut atau kita tetap berdiam diri dengan kondisi kita saat ini tanpa ada perubahan yang lebih lagi mengingat sholat merupakan ibadah yang akan dihisab pertama kali dihari akhir. Maka apabila baik sholatnya maka baiklah seluruh amal shalihnya dan sebaliknya jika buruk sholatnya maka buruklah seluruh amal.
Berikut saya berikan link yang memuat sebuah tuntunan sholat (video) yang sesuai dengan tata cara sholat rasulullah sallallahu ‘alaihi wassalam.
Mari kita cermati dan perhatikan kualitas sholat kita jangan sampai kita menjadi seorang pencuri yang paling buruk seperti yang telah disabdakan oleh nabi. Semoga kita selalu mendapat petunjuk dari Allah menuju jalan lurus yang sesuai dengan syariat-NYA.



